
Bukan Benny & Mice namanya kalo tidak mengemas sesuatu cerita itu menggelitik sekaligus menyentil. Bahkan cerita liburan ke bali mereka pun disuguhkan tanpa kehilangan "trademark" mereka itu. Buku ini bisa dijadikan mini-guide bagi yang belum pernah kesana untuk mengetahui beberapa tempat must-visit disana dan bisa juga menjadi panduan ringkas untuk mengtahui suasana sosial dan budaya disana. Jangan ragukan kejelian mereka dalam mengamati berbagai hal yang ada karena bagi saya Benny & Mice ialah pakarnya. Benny & Mice menceritakannya dengan membumi dan mengambil sudut pandang masyarakat awam sehingga ceritanya akan terasa dekat dan nyata. Tentu saja tidak ketinggalan sindiran-sindiran kecil mereka terhadap berbagai hal yang mereka temui disana. Contoh, bagaimana mereka menyindir para pedagang yang berlaku berbeda terhadap turis lokal dan turis asing ataupun menyentil betapa harga barang yang sama dapat berbeda jauh harganya antara 2 tempat perbelanjaan.
Membaca komik ini layaknya saya sedang mendengar cerita teman saya yang baru pulang dari Bali. Terasa akrab, dekat, penuh canda dan celetukan tanpa ada rasa formalitas. Seakan-akan, Benny & Mice ialah sahabat saya yang bercerita kepada saya di teras rumah sambil menikmati pisang goreng dan teh hangat.
Benny & Mice menyebutkan buku ini ialah awal dari seri petualang mereka, berarti bakal ada cerita2 petualangan mereka yang lain nantinya. Entah daerah mana lagi yang akan "dijamah", apakah Yogya, Bandung, Makassar, atau Papua? Atau malah daerah tempat tinggal saya di Aceh. Sepertinya kalau Benny & Mice ke Aceh seru juga tuh. Mereka pasti banyak dapat bahan "sentilan" disini, itu pasti.....
0 comments:
Post a Comment