Sudah lama sahabat saya, Citra mengajak saya untuk ikutan di Plurk. Plurk?? apaan lagi ini. Saya masih tidak terlalu tertarik untung ikutan dalam aktifitas lain lagi karena FB dan blog saja sudah cukup lumayan memakan waktu internetan saya. Tapi 2 hari yang lalu -setelah melongok email invitasi yang dikirim citra yang tak pernah lelah berpromosi plurk (saya curiga jangan2 citra ada terima bayaran nih)- akhirnya saya pun ikutan menceburkan diri ke dalam kubangan plurk dengan nama RAYENLICIOUS.
Bagi yang belum tahu gimana itu Plurk, ni saya gambarkan. Bayangkan Facebook, tanpa wall, tanpa fasilitas photo, tanpa aplikasi macam-macam, tanpa isiian data pribadi yang lengkap, yang ada ialah profile foto, fitur pengupdatean status, fitur teman, dan sejumput isiian biodata. Yah, magnet utama Plurk ialah Fitur Status Update. Kegiatan Plurker ialah mengupdate status mereka di kolom sepanjang 140 karakter. Pasti bertanya-tanya, apa enaknya cuma gitu doank. Saya awalnya juga berpikiran seperti itu. Tapi setelah dijalani, yah sih asik juga. Nimpal-nimpalin status2 temen bahkan orang-orang yang gak dikenal sekalipun. Yah walau ntar kadang2 omongannya jadi berputar 180 derajat dari topik utama, seperti tadi di status sahabat saya ulan yang geram ma sahabat saya yang lain, Kemal. Lah bukannya ngebahas kekesalan si ulan, forum malah jadi ajang konsultasi citra dengan kemal yang nanyain cara "insert link" di blog (apaaa!!??!! gitu aja gak tau lo Mal?) atau tadi saat topik tentang stok coklat malaysia ulan yang lalu merambat kemana-mana. Seru, seru banget sih. Cela-celaan, ketawa-ketawa, lucu2an. pokoknya asik deh. Plurk sendiri mudah penggunaannya, mungkin pertama2 masih bingung nih mau ngapain yah? Tapi setelah proses adaptasi kelar baru deh tau kenapa orang bisa candu banget ma ni situs.
Plurk sendiri di klaim sebagai situs jaringan sosial dan mikro-bloging. Diluncurkan pertaman kali bulan Mei 2008. Dibuat sebagai kombinasi dari jaringan sosial dan blog, antara email dan chating. Jika saya bandingkan Plurk dengan Twitter, maka saya lebih suka menggunakan Plurk. Walau twitter lebih duluan muncul dan lebih populer dikalangan seleb amrik, plurk lebih menarik karena interfacenya yang lebih catchy. Bahkan sekarang plurk dianggap saingan berat dari twitter.
Jadi sekarang bertambah lagi "kesibukan" saya di internet. Bergaul ria di Facebook, menyalurkan ide di blog, dan update2an plus cela2an di Plurk.
bener banget yan...kalo temen2 mau join klik aja di http://plurk.com/kemalife/invite okkk
ReplyDeletehahahahah....*ngakak mode on*
ReplyDelete