Film: The Extraordinary Adventure of Adele Blanc-Sec
Sinopsis: Adele Blanc-sec, melakukan perjalanan ke Mesir demi mendapatkan mumi seorang dokter. Ia melakukannya demi kesembuhan saudara perempuannya yg mengalami insiden dan terbaring sakit. Di Paris sendiri, sedang dilanda kehebohan karena kehadiran burung Predodactyl.
>> Mungkin saya yang terlalu berekpetasi terlalu tinggi sebelum menonton film ini. Saya membayangkan film ini bakal seperti film "Pan's Labyrinth" dengan sentuhan komedi. Nyatanya setelah menontonnya, jauh sekali dari yang saya bayangkan. Walau sinematografinya indah tapi saya merasa skenarionya kok amburadul yah. Selain itu judulnya kok terlalu "besar" dibanding isi filmnya. Fokus ceritanya terbagi dua, antara kisah Adele mencari pengobatan adiknya dan cerita kehadiran Predodactyl di tengah kota Paris. Andai saja film ini mau fokus kepada salah satu novel saja dan tidak perlu membaurkan antara novel Adele & The Beast dengan Mummies On Parade, saya rasa film ini bakal lebih menarik. Diluar itu, film ini punya scene-scene yang berhasil memancing tawa dan ada Louise Bourgoin sangat menyegarkan mata.
Fave Scene: Adegan Adele berusaha menyelamatkan Professor Menard di penjara. Kocak.
FYI: Seri petualangan Adele Blanc-Sec pertama kali muncul di tahun 1976 dengan judul "Adele Et La Bete". Seri terakhir dirilis tahun 2007 kemarin dengan judul "Le Labyrinthe Infernal".

0 comments:
Post a Comment