Avatar Untuk Film Terbaik???


Golden Globe kemarin secara resmi telah menasbihkan Film "Avatar" besutan James Cameron sebagai pemenang untuk kategori film terbaik tahun ini. Entah kenapa, saya kok kurang begitu sreg yah atas kemenangan ini. Bukan, bukan karena film ini tidak bagus. Avatar adalah film yang sangat bagus. Penggarapannya dengan menggunakan teknologi terdepan membuat film ini sangat pantas untuk ditonton. Tapi yah itu tadi, poin terbaik Avatar lebih kepada kemasannya. Tapi untuk segi lain seperti cerita atau akting para pemain tidak begitu menonjol. Jalan cerita Avatar adalah klise di perfilman hollywood. Tentang seorang asing yang masuk ke suatu kelompok, membaur, dan menjadi salah satu anggotanya. Si asing terlibat chemistry, lalu ada konflik dan ia kemudian ditolak. Si Asing pun berusaha memperbaiki keadaan dan cerita berakhir happy ending. Terdengar familiar? Yah model cerita begini lebih kurang bisa ditemukan di film macam "Pocahontas", "Mean Girl", ato "School of Rock". Yah memang tidak persis sama tapi rumusannya 11-12.
Jika melihat deret nominasi di Golden Globe 2010, saya malah akan lebih senang jika pemenangnya ialah film " The Hurt Locker", drama perang berseting Irak dengan garis cerita yang sangat kuat. Atau jika melihat dari rilisan berkualiatas lainnya maka film animasi milik Pixar "Up" malah sangat pantas menang. Avatar pantas menang tapi saya berpikir masih ada flm lain yang lebih berhak gitu.Mungkin kemegahan film "Avatar" yang sangat memukau membuat sisi objektifitas penilai menjadi campur baur dengan sisi subjektif. Saya sendiri tidak akan menolak kalo disuruh nonton Avatar hingga tiga kali. Film ini sangat entertaining (walo menonton versi 3Dnya membuat saya sedikit pusing. Tapi ya itu tadi, kemasan Avatar sangat menarik sehingga kita sendiri tidak terlalu peduli dengan isi ceritanya.
Di forum internet pernah ada yang berujar heran membandingkan antara film Avatar dan Transformer: Revenge of The Fallen. Si komentator berpendapat kenapa Transformer 2 ini dikritik habis-habisan karena penceritaannya yang kurang digarap karena kreatornya sibuk menghasilkan adegan mukhtahir. Lalu apa bedanya dengan "Avatar" yang secara penggarapan cerita juga tidak outstanding amat tapi dipuji-puji juga. Make sense sih pendapatnya.
Ini baru Golden Globe, belom lagi Oscar blan maret mendatang. Kita lihat apakah "Avatar" bakal berjaya juga. Apalagi dengan persaingan 10 film di deretan nominasi film terbaik. Tahun lalu Oscar melakukan kesalahan besar dengan tidak mengubris film "The Dark Knight". Semoga tahun ini mereka masih bisa membuktikan kredibilitas mereka kepada khalayak perfilman

0 comments:

Post a Comment