Perlukan Oscar Nambahin Nominator Film Terbaik Hingga 10 Film?


Pasca Oscar 2009, perhelatan akbar ini menuai banyak kritikan. Kritikannya ialah betapa juri-juri di Oscar menutup mata penilaiannya terhadap film-film box office bermutu baik dan lebih berpihak pada film-film kelas festival. Kritikan-kritikan itu dilayangkan antara lain karena terlewatnya dua film bagus di tahun 2008, Dark Knight dan Wall-E. Dua film ini sepanjang tahun 2008 mendapat review paling positif dan masuk dalam 2 besar daftar film terbaik tahun 2008. Sayangnya juri Oscar kurang mengapresiasinya, The Dark Knight dan Wall-E bahkan tidak diperhitungkan untuk jadi kandidat film terbaik. Ironis bukan. Film-film yang digadang-gadangkan oleh berbagai media malah tidak digubris oleh penghargaan film tertinggi di dunia. Oscar pun kena kritikan, juri-jurinya pun dianggap tidak kompeten lagi.

Lalu pada beberapa bulan lalu, AMPAS -selaku penyelenggara Oscar- mengumumkan bahwa pada Oscar 2010 nanti jumlah nominator yang masuk di kategori Film Terbaik bakal ditingkatkan menjadi 10 film. Disinyalir, gara-gara kejadian The Dark Knight dan Wall-E gak masuk nominasi makanya ini terjadi. Untuk memberikan apresiasi yang lebih banyak pada film-film bermutu. Pertanyaannya: Apakah memang perlu Oscar melakukan itu?

Beberapa pihak menanggapi positif dengan keputusan ini, berarti makin banyak spot untuk film-film bagus. Tapi di pihak lain ada yang berpendapat kalo ini malah tidak terlalu baik. Ditakutkan, film-film yang sebenarnya tidak benar-benar bagus masuk jadi nominator hanya karena untuk memenuki kuota nominasi.

Kalau menurut saya, itu tidak perlu. 10 kandidat terlalu banyak, 5 atau 6 itu sudah pantas. Ini bukan masalah jumlah tempat di kategorinya yang kurang tapi yang penting film mana yang benar-benar pantas masuk nominasi. Seharusnya yang perlu direvisi itu ialah juri-jurinya yang diganti dengan juri yang lebih beragam dari berbagai pihak dengan cara pandang yang lebih baru dan bervariasi. Sehingga yang dihasilkan ialah film-film yang memang pantas untuk diapresiasi. Oscar juga harus tidak alergi lagi dalam memperhitungkan film-film blockbuster berkualitas. Apa salahnya sih kalo film ada film musim panas yang bagus. Seharusnya ini menjadi poin lebihkan. Tidak semua film bagus itu menarik untuk ditonton oleh banyak orang dan tidak semua film yang menarik dan menghibur itu punya kualitas jempolan.

0 comments:

Post a Comment