Buku "The Naked Traveler"



" The Naked Traveler" bukanlah buku traveling biasa, disini bukan tentang rekomendasi tempat2 yang pernah dilancongi oleh si penulis, tapi lebih kepada cerita-cerita sang penulis, Trinity saat di berbackpacker ria. Trinity ialah seorang backpacker kelas wahid yang resume pengalaman melancongnya bikin saya iri setengah mati. Daerah yang pernah dia kunjungi mulai dari Pulau Sumbawa hingga ke Maldives, Srilangka hingga ke Puerto Rico, Yunani hingga Dubai (Oh I really want to go there.
Buku ini saya temukan secara tidak sengaja saat sedang hunting buku di inibuku.com, klak-klik sana sini dan entah bagaiman muncul rekomendasi buku ini. Saya yang awalnya niatnya cuma mo beli buku Rectoverso ama The Devil's DNA, tertarik dengan resensi buku ini. Dasasnya Saya mang punya jiwa melancong, pun akhirnya memasukkan buku ini di "keranjang belanja" buku saya.
Buku ini sangat menarik. penulisannya tidak membosankan. Seperti membaca novel remaja . Bahasanya ringan dan Trinity tidak lupa memasukkan unsur humor disini. Adik Saya ampe heran koq Saya bisa ampe terkikik gitu baca buku traveling. Disini ia bercerita tentang suka duka, kegetiran, dan kekonyolan yang terjadi saat dia berwisata ke berbagai daerah. Dan terselip berbagai info penting/gak penting untuk para pelancong. Seperti info -yang saya baru tahu- bahwa ada tempat yang namanya Hostel, yaitu tempat penginapan yang emang ditujukan kepada pelancong Backpacker. Bahwa di Edinburgh masih ada diskriminasi terhadap ras asia. Bahwa kentut dalam bahasi tagalog berarti "fuck". Bahwa batang pisang di Puerto Rico itu jadi objek wisata. Pokoknya masih banyak hal-hal menarik dalam buku ini yang menarik itu dibaca.
Saya sangat suka buku ini. Saking sukanya saya pun mengirim email kepada Trinity untuk menyatakan kekaguman saya kepada dia. Saya pun langsung jadi follower untuk blog The naked traveler (naked-traveler.blogspot.com). Dan ketika saya tahu bahwa Trinity punya akun di facebook, saya pun tak ketinggalan untuk menambahkan di jejaringan teman saya di facebook, yang hitung2 biar lebih mudah share pengalaman ntar ngarepnya.
This must have book buat yang suka melancong. I love this book a LOT. Yah berharap di dalam diri semoga saya bisa mengikuti jejak Trinity dalam menjelajahi belahan dunia lain. Yanh walau masih sekedar berharap -mengingat duit dan cuti yang terbatas-, tapi tidak masalah kan, siapa sih yang tahu kali2 aja di masa depan saya bisa mewujudkan mimpi ini

1 comment:

  1. bukunya inspiratif kan yan? ini buku favorit aku ni. udah macam kitab kalo aku lagi bertraveling gitu, buku pedoman gitu deh..heheh...gila tau ga! saking inspiratifnya buku ini buat aku, ada banyak hal2 yang belon pernah aku lakuin jadi terealisasi setelah membaca buku ini.

    ReplyDelete